Pada
saat melihat jadwal mata kuliah semester 3 saya langsung melihat satu mata
kuliah yaitu pengemasan informasi, saya sangat bingung apa itu pengemasan
informasi? Yang saya tau hanya
informasi. Informasi adalah data yang di olah menjadi bentuk yang mempunyai
arti dan bermanfaat bagi manusia. Data yang di olah dan analis secara formal
dengan cara yang benar dan secara efektif, sehingga hasilnya bisa bermanfaat
dalam operasional dana manajemen. Dan data yang di olah menjadi sebuah bentuk
yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini
atau di masa yang akan mendatang. Yang itu saya tau tentang informasi, kalau
tentang pengemasan informasi saya belum tau? Saat mata kuliah tentang
pengemasan informasi di mulai perkenalan sepertinya saya pernah melihat bapak
Ahmad Subhan langsung saya bertanya-tanya dalam hati dimana saya melihat bapak
Ahmad Subhan? Tidak lama saya pikir saya ingat bapak Ahmad Subhan ini pernah
mengadahkan seminar bersama ibu Lira Redata
(Pustakawan KPK) dengan tema “Menjadi Pustakawan Profesional” bapak Ahmad
Subhan bertanya sama kami, apakah kalian ada facebook? Kami langsung bingung
buat apa bapak bertanya facebook? Kami langsung menjawab ada facebook, tidak
terduga ada satu atau dua orang mahasiswa yang tidak ada facebook, kami
langsung bertanya kenapa tidak ada facebook? Bapak Ahmad Subhan menyuruh
mahasiswa yang tidak ada facebook segera membuat facebook, karena bapak Ahmad
Subhan menyarankan kami membuat grup facebook perpustakaan B. Pertama kami diberi
tugas mencari artikel Putu Laxman Pendityang berjudul “sisi pandang pustakawan”.
Ketika saya mendapat artikel ini saya sangat bingung dalam tiap kalimat-kalimat
yang sulit untuk dimengerti. Dalam pertemuan berikutnya bapak Ahmad Subhan
menjelaskan yang artikel yang kami cari dan kami juga disuruh mencari kata-kata
yang sulit dimengerti untuk dibahas saat mata kuliah berlangsung.
Bapak
Ahamd Subhan berjanji kepada kami minggu depan akan menonton film yang berjudul
“The Freedom Writters” tentang perbedaan ras yang berkulit putih dan berkulit
hitam. Pertemuan berikutnya kami sudah siap nonton film “The Freedom Writters”
ketika kami asyik menonton bapak Ahmad Subhan sedikit-sedikit menjelaskan dan
mempause film yang ditonton dan melanjutkan kembali nonton. Ketiak selesai
menonton bapak Ahamd Subhan menyuruh kami membuat resensi film ynag kami tonton
tadi yang berjudul “The Freedom Writters” dan dikirim lewat grup facebook yang
telah kami buat dan memberikan kami waktu satu minngu atau dua minggu. Ketika
minggu selanjutnya bapak Ahmad Subhan menyuruh kami membuat resensi novel
satra, bapak Ahmad Subhan membawa 12 buku satra yang akan di undi siapa yang
akan di meminjam buku bapak Ahmad Subhan, yang tidak mendapatkan buku dari
bapak Ahmad Subhan boleh mencari buku novel sastra diluar atau di toko buku
sebelum membuat resensi novel harus di upload dulu buku yang akan di buat
resensi ddi grup facebook perpustakaan B. Ketika saya mengupload buku novel
satra yang berjudul “Layar Terkembang” bapak Ahmad Subhan langsung memberikan
komentar yang positif buat tugas resensi bapak Ahmad Subhan mengatakan
“Silahkan”saya langsung mebuat tugas resensi buku novel sastra. Saya baru tau
cara pengemasan informasi yang baik dan benar. Ketika mata kuliah berikutnya
bapak Ahmad Subhan memberikan kami tugas “mkna informasi” di upload di grup
facebook dan kami mengeprint tugas yang bapak Ahmad Subhan berikan kepada kami,
saya sangat kesulitan mengupload dan mengeprint yang bapak Ahmad Subhan yang
berikan kepada kami. Saya sekarang mengerti cara pengemasan informasi. Kita
semua ini hidup dengan informasi. Karena perkembangan teknologi serta
ditemukannya internet, pengguna teknologi internet informasi seperti internet
dan situsweb dalam pengemasan informasi juga telah memfasilitas interaksi antar
pengguna informasi. Contonya : penggunaan blog dan interaksi antara pembaca
berita di media online.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar